Faringitis (dalam
bahasa latin; pharyngitis), adalah sebuah penyakit yang menyerang
tenggorokan atau faring. Kadangkala juga disebut sebagai radang tenggorokan.
Radang ini bisa disebabkan oleh virus atau kuman, disebabkan daya tahan yang lemah. Pengobatan dengan antibiotika hanya efektif apabila karena terkena kuman. Kadangkala makan makanan yang sehat dengan buah-buahan yang banyak, disertai dengan vitamin bisa menolong.
Radang ini bisa disebabkan oleh virus atau kuman, disebabkan daya tahan yang lemah. Pengobatan dengan antibiotika hanya efektif apabila karena terkena kuman. Kadangkala makan makanan yang sehat dengan buah-buahan yang banyak, disertai dengan vitamin bisa menolong.
Gejala
radang tenggorokan seringkali merupakan pratanda penyakit flu atau pilek..
Jika sakit di bagian tenggorokan, batuk, susah bernapas, dan kadang disertai demam, pastilah kita menyebutnya radang tenggorokan. Padahal, dengan keluhan tersebut, ada 3 bagian atau organ sekitar tenggorokan yang harus diwaspadai.
Jika sakit di bagian tenggorokan, batuk, susah bernapas, dan kadang disertai demam, pastilah kita menyebutnya radang tenggorokan. Padahal, dengan keluhan tersebut, ada 3 bagian atau organ sekitar tenggorokan yang harus diwaspadai.
- tenggorokan (faring)
- adenoid yang berada di belakang hidung, dan
- sepasang amandel di kiri dan kanan tenggorokan (tonsil palatina).
Ada tiga penyebab radang tenggorokan yang gejalanya dapat berupa rasa sakit di bagian tersebut, susah menelan, susah bernapas, batuk, dan demam. Ada kalanya terjadi pembengkakan di leher. Penyebabnya adalah infeksi, iritasi atau alergi.
Sekitar 90% dari kasus radang tenggorokan yang disertai hidung berair, demam, dan nyeri telinga disebabkan oleh virus. Bakteri menjadi penyebab dari 10% kasus sisanya.
Pada 10% kasus sisanya bakteri penyebab radang tenggorokan tersering adalah Streptokokus. Gejala infeksi bakteri ini adalah tenggorokan yang berwarna merah daging dan tonsil yang mengeluarkan cairan. Untuk mendiagnosis bakteri ini sebagai penyebab secara past! adalah dengan melakukan usap tenggorok untuk kemudian dikultur serta dilakukan pemeriksaan darah.
Pencegahan,
Perawatan dan Pengobatan
- Obat
antibiotik, seperti Penicillin, atau dapat digantikan dengan erythromycin,
tetrasiklin, cephalosporin selama 10 hari walaupun sign and symptoms telah
berkurang 5-7 hari.
- Obat
anti piuretik and analgesik, seperti Aspirin atau acetaminophen dan codein
sulfate.
- Patient
with dry thorat and distress cough, pemberian antittusive and inhalation.
- Oral
hygiene, mouth care, and liquid intake 2500 mL/day untuk memberikan rasa segar,
mencegah kekeringan dan pecah-pecah pada bibir klien.
- Bila
ada peradangan, intake cairan tambahan via infus dalam 24-72 jam.
- Anjurkan
pasien untuk istirahat yang cukup, intake cairan seimbang (terutama bila
demam), diit soft or liquid bila terjadi sulit menelan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar